Bertempat di rumah kediaman bapak Margo Utomo, Rois Dusun Cibuk Lor I, hari Rabu 3 Pebruari 2021 pukul 09.30 wib diadakan kegiatan lintas sektor dalam rangka pembinaan dan peningkatan kemampuan Rois se Kalurahan Margoluwih.
Kegiatan yang diadakan secara rutin selapan hari sekali ini diikuti oleh 14 Rois dari 14 padukuhan wilayah Margoluwih. Hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh agama dari KUA, Puskesmas Seyegan, Babinkantibmas, dan Kamituwo Kalurahan Margoluwih.
Dalam sambutannya Sri Widodo, Kamituwo Margoluwih menyampaikan hal hal kemasyarakatan dalam kaitannya dengan pencegahan covid 19. Widodo mengingatkan adanya kebijakan dari kalurahan bahwa pelaksanaan sosial kemasyarakatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat termasuk kegiatan takziah. Untuk takziah sudah ada kesepakatan tidak dilakukan siaran warga, untuk menghindari kerumunan. Upacara pemakaman juga dibuat sederhana dengan meniadakan sambutan sambutan, kegiatan tahlilan dengan prokes ketat dan jumlah dibatasi.
Disamping itu bila terjadi kasus indikasi Covid-19 warga melalui dukuh berkoordinasi dengan kalurahan segera menghubungi puskesmas.
Demikian juga dengan kegiatan hajatan warga untuk mematuhi prokes ketat dengan tamu undangan 50 % dari kapasitasnya.
Heri, Babinkantibmas menyampaikan tentang keterlibatan warga masyarakat pada ormas ormas yang telah dilarang oleh pemerintah untuk diwaspadai. Hal ini terkait dengan keamanan dan ketertiban di masyarakat sendiri.
Puskesmas Seyegan yang diwakili oleh Jumarko, menyampaikan kondisi peningkatan kasus covid 19 di wilayah Seyegan. Di Tahap PSBB tahap 2 ini cakupan pandemi di Kabupaten Sleman meningjat diatas rata rata nasional. Jumarko juga menambahkan bahwa trend penularan sekarang ini banyak terjadi ditempat kerja.
Dibagian akhir, Jumarko nengingatkan bahwa pada bulan Pebruari ini ada pemberian kapsul Vitamin A secara gratis bagi balita usia 6 bln – 11 bln (kapsul biru) dan balita usia 12 bln – 59 bln (kapsul merah). Manfaat kapsul vitamin A ini adalah untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Distribusi dari pemberian kapsul vitamin A melalui kegiatan posyandu.
Sebagai acara inti adalah pembinaan Rois dari KUA yang disampaikan oleh Petugas Penyuluh Agama, Haris Bahalwan. Menyinggung tentang pandemi covid, Haris memberikan 3 solusi untuk menghambat penyebarannya yaitu dengan edukasi, tindakan nyata dan keteladanan. Ketiga solusi tersebut dituangkan dalam pelaksanaan 5 M, termasuk menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi/interaksi.
Kegiatan akhirnya diakhiri dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Moh. Jaelani dari KUA
-AS-