Seyegan – Kabar baik datang bagi masyarakat Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Layanan Trans Jogja Jalur 13 Margoluwih resmi diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih mulai 1 Mei 2026. Kebijakan ini disambut antusias warga karena dinilai mempermudah akses transportasi menuju pusat Kota Yogyakarta dengan biaya yang lebih terjangkau.

Perpanjangan rute tersebut diumumkan dalam kegiatan sosialisasi Penanganan Aset Prasarana Angkutan yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta di GOR Kalurahan Margoluwih, Rabu (13/5/2026).

Sebelumnya, Trans Jogja Jalur 13 hanya melayani trayek kawasan Godean–Malioboro. Kini, layanan transportasi publik tersebut resmi menjangkau wilayah Kalurahan Margoluwih, Seyegan, dengan titik akhir baru di Stadion TGP Margoluwih.

Perwakilan Kalurahan Margoluwih, Jumono, menyebut respons masyarakat terhadap kebijakan ini sangat positif.

“Antusiasme warga sangat besar karena akses menuju pusat kota kini semakin mudah dan terjangkau,” ujarnya saat mengikuti sosialisasi.

Menurut Dishub DIY, perluasan rute ini merupakan bagian dari strategi pemerataan layanan transportasi massal hingga wilayah penyangga Kota Yogyakarta. Pemerintah berharap masyarakat di wilayah barat Sleman semakin mudah mengakses transportasi umum yang aman, nyaman, dan efisien.

Selain memperluas jangkauan layanan, Dishub DIY juga mulai memperbarui fasilitas transportasi berupa pemasangan rambu bus stop dan shelter portable di sejumlah titik baru, termasuk kawasan Seyegan. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung kenyamanan dan keamanan pengguna jasa transportasi.

Dalam sosialisasi itu, masyarakat juga diimbau memperhatikan titik tunggu yang telah ditentukan. Penumpang dari arah Margoluwih menuju Malioboro diminta menunggu armada di rambu bus stop sisi utara jalan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional bus.

“Keselamatan dan kenyamanan pengguna adalah prioritas utama. Dengan perluasan rute hingga Stadion TGP, kami berharap masyarakat dapat beralih menggunakan transportasi umum untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas di jalur utama Godean,” demikian imbauan Dishub DIY.

Secara operasional, layanan Trans Jogja Jalur 13 tetap beroperasi mulai pukul 05.30 WIB hingga 20.30 WIB setiap hari. Armada akan memulai perjalanan dari kawasan Ngabean, melintasi Godean, hingga kini terhubung langsung ke Stadion TGP Margoluwih melalui beberapa titik pemberhentian baru.

Dukungan terhadap perluasan layanan juga datang dari DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta. Anggota Komisi C DPRD DIY, Haris Sugiharta, menilai kebijakan ini memiliki dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat.

“Penambahan rute dan halte bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bagian dari pemerataan pembangunan dan akses ekonomi warga,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional, Priyatno Bambang Hernowo, memastikan operasional layanan tetap optimal sepanjang 2026 dengan dukungan 116 armada aktif dan 12 armada cadangan.

Keberadaan Stadion TGP Margoluwih sebagai titik akhir baru dinilai strategis karena menjadi pusat aktivitas olahraga dan sosial masyarakat di wilayah Seyegan. Warga berharap kehadiran Trans Jogja dapat membantu menekan biaya transportasi harian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Dishub DIY juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan halte dan fasilitas umum, terutama saat musim penghujan. Selain itu, pengguna kini dapat memantau pergerakan armada, tarif, dan jadwal terbaru Jalur 13 melalui aplikasi resmi serta media sosial Dishub DIY secara real-time.

Dengan bertambahnya jangkauan Trans Jogja Jalur 13 Margoluwih, pemerintah berharap mobilitas masyarakat Sleman bagian barat semakin meningkat sekaligus mendukung pengurangan kemacetan dan polusi kendaraan di wilayah perkotaan.