Seyegan — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Saka Seyegan resmi membuka Tahun Ajaran 2026-2027 melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dikemas secara edukatif dan menyegarkan di luar ruangan. Menjauh dari hirukpikuk ruang kelas konvensional, kegiatan ini dipusatkan di kawasan asri Klangsi Eco Edupark, Jamblangan, Mbabrik, Margomulyo, Seyegan, Sleman pada Minggu, (19/7/2026).
Mengusung tema besar yang sangat relevan dengan Gen Z dan Alpha, yaitu “Mengetik dengan Hati-Hati, Berbicara dengan Hati: Membentuk Budaya Sekolah dan Digital yang Ramah”, acara ini diikuti oleh 85 murid dari tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA, serta didampingi oleh 21 orang panitia.
“Lewat tema ini, kami ingin menekankan bahwa budaya ramah tidak hanya berlaku saat tatap muka di sekolah, melainkan juga di dunia maya. Kita ingin melahirkan warga belajar yang cerdas digital sekaligus santun dalam bertutur kata.” — Kak Hermawan Triyono, S.E., Gr.
Sejak pukul 07.00 WIB, antusiasme peserta tampak tinggi saat mengikuti sesi absensi, doa bersama, serta menerima arahan dan motivasi dari perwakilan yayasan, Kak Adeen Suryawan, S.H., dan Kak Hermawan Triyono, S.E., Gr.
Untuk memperkuat pembekalan karakter dan wawasan kebangsaan, PKBM Saka Seyegan menggandeng sejumlah instansi strategis lintas sektor untuk menghadirkan materi langsung dari para ahli:
- Wawasan Wiyata Mandala: Disampaikan oleh Kak Dandhy Satria, S.Pd., guna menanamkan kesadaran bahwa sekolah adalah pusat kegiatan belajar yang steril dari unsur negatif dan politik praktis.
- Edukasi Anti-Bullying & Karakter: Dipimpin oleh Kak Zulaikha Fajrotul Haq, S.Ag. dan Kak Nanda Syafira Hilda Rosida, S.S., yang diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama anti-perundungan.
- Bahaya NAPZA: Disampaikan oleh Kak Fandhi Eko Prasetyo dari BNN Kabupaten Sleman, membentengi peserta dari ancaman narkotika dan zat adiktif.
- Kesehatan Reproduksi Remaja: Dipaparkan oleh Atik Nur Istiqomah dari Puskesmas Seyegan untuk membimbing pergaulan sehat dan bertanggung jawab.
- Kesiapsiagaan Bencana (SPAB): Dilatih langsung oleh Kak Taufik Efendhi dari BPBD Kabupaten Sleman beserta simulasi mitigasi bencana.
- Jiwa Kesukarelawanan: Diberikan oleh tim LPB Seyegan Rescue guna memupuk kepedulian sosial sejak dini.
Suasana keakraban semakin cair ketika Tim OSIS PKBM Saka Seyegan (OIPM) memandu permainan kelompok interaktif pada sore hari. Kegiatan ini sukses merajut kebersamaan dan kerja sama antarpeserta lintas jenjang.
Tepat pukul 15.30 WIB, rangkaian MPLS Ramah resmi ditutup. Berbekal materi yang komprehensif—mulai dari etika digital, anti-narkoba, kesehatan, hingga tanggap darurat—85 murid PKBM Saka Seyegan kini siap melangkah mantap menapaki Tahun Ajaran 2026-2027 dengan karakter tangguh dan berjiwa sosial tinggi.
