Seyegan – Dinas Sosial Kabupaten Sleman menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Rabu (22/4/2026), dan dihadiri sekitar 400 warga.

Bakti sosial ini mengusung tema “Nggendong Mikul murih Rahayuning Sleman” yang mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Dinas Sosial Sleman, Sigit Indarto, membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi daerah.

“Bakti sosial yang diadakan di Kalurahan Margoluwih ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Panewu Seyegan, Agung Endarta, memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan Dinsos Sleman. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat di wilayahnya.

“Kami mengapresiasi Dinas Sosial Sleman yang telah menginisiasi kegiatan bakti sosial ini untuk masyarakat Seyegan,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Kegiatan seperti ini semoga tidak berhenti di tahun ini saja, tetapi bisa menjadi agenda rutin setiap tahun,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dinsos Sleman menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 40 penerima manfaat. Penerima bantuan terdiri dari warga kurang mampu, penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta anak terlantar.

Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Partisipasi Sosial Dinsos Sleman, Sri Handayani, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Dalam kegiatan ini kami menyerahkan paket sembako kepada 40 penerima yang terdiri dari warga kurang mampu, disabilitas, lansia, dan anak terlantar,” jelasnya.

Selain bantuan langsung, kegiatan bakti sosial juga menyediakan subsidi kebutuhan pokok seperti beras, telur, gula, dan minyak goreng dengan harga terjangkau. Total nilai subsidi yang diberikan mencapai sekitar Rp9,4 juta.

Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat membeli pakaian dengan harga sangat murah, mulai dari Rp2.000 per potong, sehingga semakin meringankan beban pengeluaran warga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bakti sosial Dinsos Sleman ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan hari jadi daerah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.