Bertempat di Aula Kalurahan Margoagung, Jum’at (19/05), diadakan Musyawarah perencanaan pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) Skala Individu. Program ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan akses sanitasi di Kalurahan Margoagung.
Hadir dalam Musyawarah tersebut, Kawat Kemakmuran Kapanewon Seyegan, Lurah Margoagung, ketua BPKal Margoagung, Ulu ulu, Babinsa/Babinkamtibmas, Dukuh, tokoh masyarkat dan penerima manfaat.
Baik lurah maupun ketua BPKal Margoagung menyampaikan bahwa program yang sudah dimuskalkan tahun 2022 tersebut untuk segera direspon oleh masyarakat utamanya penerima manfaat.
Sepuluh (10) orang penerima manfaat yang masuk list adalah Prawirio Dikromo, Sarindi, Tukimin, Purwanto, Dwi Suryanto, Sutikno, Erni Wardani, Ny. Arjo Sumarjo, Ny. Wagimin, dan M. Jamal.
Yuli Suseno, S Pt, Ulu ulu Margoagung, dalam pengarahannya menyampaikan bahwa pada kesempatan musyawarah ini akan dibentuk pengurus kelompok, nama Kelompok dan nanti akan dibuat Berita Acara Kesanggupan dari 10 orang penerima manfaat.
Diingatkan juga oleh Yuli, bahwa dalam Berita Acara Kesanggupan dari penerima manfaat yaitu :
1. Sanggup menerima program pembangunan SPALD-S Skala Individu.
2. Merelakan dan mengijinkan sebidang tanah untuk dibangun SPALD-S Skala Individu dalam waktu yang tidak terbatas.
3. Sanggup untuk tidak merubah lokasi posisi dibangunnya SPALD-S.
4. Sanggup untuk tidak mengalihkan penerima manfaat program SPALD-S Skala Individu ke penerima lain
5. Sanggup untuk merawat SPALD-S Skala Individu tersebut.
Yuli meminta penerima manfaat untuk pencermatan Berita Acara kesanggupan tersebut sebelum ditanda tangani.
Berita Acara tersebut menjadi lampiran Proposal dan juga nama kelompok yang sudah disepakati yatu Agung Sehat.
Rini Nurhidayati, MM, Kawat Kemakmuran Kapanewon Seyegan dalam pengarahannya menyampaikan dukungannya kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman yang telah menggulirkan program SPALD-S Skala Individu di wilayah Seyegan. Rini berpesan kepada penerima manfaat untuk bisa merawat sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak terjadi pencemaran lingkungan serta secara teknis tidak kemasukan air hujan.
Dibagian akhir, Yuli Suseno memberi gambaran kepada penerima manfaat bahwa program dari DLH ini sifatnya stimulan dan mekanisme pemberian stimulan tersebut bisa berupa bangunan yang terima jadi, diterimakan dalam bentuk uang ataupun berupa barang.
DLH Kabupaten Sleman akan melakukan survey yang dapat digunakan untuk menentukan apakah akan dibangun bangunan baru apa hanya renovasi saja. Demikian juga menentukan jarak yang memenuhi syarat untuk pembangunan SPALD-S Skala individu.
Mengingatkan kepada penerima manfaat untuk Berita Acara Musyawarah kelurahan Margo agung tahun 2022 yang lalu berisi 2 point yaitu Pembahasan usulan calon penerima manfaat pembangunan SPALD-S Skala Individu tahun 2023 dan pembentukan/penetapan pengurus Pokmas SPALD-S Skala Individu.