Seyegan – Upaya memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini terus dilakukan di wilayah Kapanewon Seyegan. Melalui Rakor PP PAUD Ranting Seyegan, para penyelenggara dan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memperkuat koordinasi serta menyusun strategi pengembangan program pembelajaran tahun 2026.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Ranting Seyegan itu berlangsung di Ruang Puntadewa, Aula Lantai II Kapanewon Seyegan, Jumat (15/5/2026). Kegiatan dihadiri unsur pemerintah kapanewon, pengurus ranting, pendidik PAUD, serta perwakilan lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah Seyegan.

Sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama dalam forum tersebut, mulai dari evaluasi program yang telah berjalan, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan administrasi lembaga, hingga koordinasi kegiatan pendidikan anak usia dini sepanjang tahun 2026.

Panewu Seyegan, Agung Endarta, dalam arahannya menegaskan pentingnya dukungan pemerintah kalurahan terhadap keberlangsungan pendidikan anak usia dini melalui alokasi anggaran desa.

“Kegiatan PAUD hendaknya dapat difasilitasi juga melalui Dana Desa dari masing-masing kalurahan agar program-program pendidikan anak usia dini dapat terus berjalan optimal,” ujarnya.

Agung juga menyampaikan bahwa dana PUPM pada tahun 2026 tidak tersedia akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Meski demikian, peluang pengajuan program serupa masih dapat dilakukan pada tahun berikutnya.

“Dana PUPM tahun 2026 ini nihil karena adanya efisiensi anggaran. Namun demikian, kegiatan serupa masih dapat diusulkan kembali pada tahun 2027,” tambahnya.

Ketua PP PAUD Ranting Seyegan, Uni Susanti, menjelaskan rakor menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi dan menyatukan visi antarpendidik PAUD di wilayah Seyegan.

“Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyatukan visi dan memperkuat komunikasi antar pendidik PAUD. Dengan koordinasi yang baik, kami berharap program-program PAUD dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, peserta juga membahas pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kreatif, dan mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan juga menjadi perhatian utama.

Rakor PP PAUD Ranting Seyegan merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi tingkat kabupaten yang sebelumnya diselenggarakan PP PAUD Cabang Sleman. Hasil koordinasi di tingkat kabupaten tersebut menekankan penguatan kualitas pembelajaran, administrasi lembaga, dan pengembangan program pendidikan berbasis kebutuhan anak.

Pada akhir kegiatan, masing-masing bidang memaparkan rencana program kerja tahun 2026. Program tersebut mencakup anjangsana ke lembaga oleh Pokja PAUD, pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) manajemen pengelolaan lembaga, hingga penyelenggaraan Gebyar PAUD.

Kegiatan Gebyar PAUD sendiri direncanakan melibatkan 17 lembaga formal dan 20 lembaga nonformal di wilayah Seyegan. Seluruh rangkaian program dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga November 2026.

Melalui Rakor PP PAUD Ranting Seyegan, diharapkan sinergi antarpendidik, lembaga, dan pemerintah semakin kuat sehingga layanan pendidikan anak usia dini di wilayah Seyegan dapat berjalan lebih optimal, berkualitas, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.