Bertempat di Balai Kalurahan Panitia Pemilihan Lurah (Pilur) Margomulyo, Kapanewon Seyegan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 25 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang ada di Kalurahan Margomulyo
Bimtek tersebut direncanakan secara bergelombang dari mulai hari Senin 4 Oktober hingga hari Rabu 6 Oktober 2021. Khusus hari Kamis 7 Oktober 2021 akan dilaksanakan Bimtek bagi KPPS Keliling dan Cadangan.
Dibuka oleh Mulyono, S.Pd, M.Si selaku Ketua Pilur yang memberikan pengarahan tentang maksud tujuan Bimtek bagi KPPS tersebut. Mulyono mengharapkan pembekalan yang diberikan kepada KPPS ini merupakan bekal yang berharga mengingat KPPS yang mengoperasikan perangkat dukung pelaksanaan pilur secara e-voting. Sehingga Bimtek ini bisa dikatakan sebagai bentuk penyegaran KPPS dalam pemungutan dan penghitungan suara secara elektronik.

Pada acara inti, Bimtek langsung disampaikan oleh 2 Tenaga Teknis Utama (TTU) yaitu Hanang Budiarto dan Herbudi Tri Wibowo.
Hanang menjelaskan secara detail tentang prosedur teknis Pilur secara e-voting. Dari mulai kegiatan H-1 yaitu serah terima dan uji fungsi perangkat kepada KPPS sampai simulasi/gladi bersih dengan menggunakan surat suara demo.
Sedangkan di hari H, ada kegiatan uji fungsi perangkat dengan saksi dan mengisi berita acara uji fungsi.
Hanang juga menjelaskan secara selintas Tupoksi dari KPPS yang terdiri dari Ketua KPPS, petugas verifikasi, petugas generator, petugas bilik dan petugas tinta.
Secara ringkas, petugas verifikasi mempunyai tugas utama mengoperasikan aplikasi DPT, untuk petugas generator mempunyai tugas mengoperasikan aplikasi V-Token generator dan melakukan proses generate kartu pintar smart card.

Adapun petugas bilik, tugas utamanya memasukkan kartu pintar ke pembaca kartu pintar.
Dijelaskan juga oleh Hanang tentang perlengkapan pemungutan suara, termasuk didalamnya adalah jumlah formulir pemungutan suara dan denah tempat pemungutan suara.
Kedua TTU akhirnya melaksanakan simulasi pemungutan suara secara e-voting bersama peserta yang masing masing KPPS membawa 7 petugasnya. Empat TPS yang membawa seluruh petugasnya, berbagi tempat sesuai dengan tupoksinya dan mendapat arahan dari TTU yang dibantu dengan Tenaga Teknis Lapangan (TTL). Satu petugas TTL bertugas di masing-masing TPS.
Simulasi berjalan dengan lancar dan banyak pertanyaan yang diajukan peserta selama pelaksanaan simulasi. Di tingkat pilur sendiri ada grup whatsapp TTU, TTL dan Ketua KPPS yang bisa digunakan sebagai media diskusi bila ada hal yang belum jelas.