Bertempat di Pendopo Kapanewon Seyegan, Forum Komunikasi UMKM Seyegan menggelar “Sarjugi” (Pasar jum’at Pagi) sebagai upaya untuk meningkatkan pemasaran produk sekaligus promosi keberadaan UMKM Seyegan.
Hari Jum’at (17/12/21) pagi dipilih karena bertepatan dengan hari Krida yang mana Kapanewon secara rutin melaksanakan kegiatan senam bersama kelompok ibu ibu di wilayah Seyegan.
Sarjugi sendiri dilaksanakan masih dalam uji coba, mengingat segmentasi pasar yang berbeda dengan kegiatan pelaku UMKM sendiri. Sehingga semangat yang diusung adalah memasarkan produk UMKM Seyegan.
Ketua Forkom UMKM Seyegan, Marzuni, SE membenarkan hal itu, artinya UMKM Seyegan masih mencari bentuk dengan event event yang bisa menjembatani pemasaran produk UMKM yang semakin meningkat sebagai upaya terobosan dalam hal promosi. Marzuni juga menambahkan bahwa dalam gelar Sarjugi pagi tadi, Forkom menghadirkan konsultan PLUT ( Pusat Layanan Usaha Terpadu ) yang memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk konsultasi mengenai banyak hal termasuk manajemen, perijinan, organisasi/lembaga, marketing dan lain lain. Disamping itu untuk menarik orang belanja, diberikan voucher belanja gratis sebesar Rp 10.000,- kepada masyarakat umum untuk berbelanja di Sarjugi.
Sunarti, salah satu pekaku UMKM mengatakan bahwa hasil penjualan di sarjugi sudah cukup bagus meskipun jumlah pembeli masih terbatas sehingga khusus di Sarjugi ini harga jual produknya lebih tinggi dari harga penjualan harian yang dilakukan. Ini tantangan bagi forkom untuk membuat event yang menarik lebih banyak pengunjung.
Ditempat terpisah, Siti Baroroh , SH, S.IP, Panewu Anom Seyegan memberikan sumbang saran mengenai waktu gelar pasar paginya UMKM tidak bersamaan dengan hari pasaran pasar pasar di sekitar Seyegan. Disamping itu pelaksanaannya tidak harus di pendopo Kapanewon, tetapi sengaja untuk membersamai event event yang berlangsung di masyarakat.
Siti menambahkan, event budaya yang ada di Seyegan bisa menjadi tempat untuk melaksanakan gelar pasar pagi katena event budaya tersebut selama ini termasuk kegiatan yang bisa mengundang keramaian masyarakat . Tuk si Bedug, Mbah Vergas merupakan kegiatan budaya yang masih lekat di madyarakat Seyegan dan bisa diramaikan dengan kegiatan Forkom UMKM tersebut.
Kedepannya perlu penjajagan untuk berkolaborasi dengan event yang diadakan sehingga tidak kesulitan dalam mencari pembeli ataupun pengunjung, contohnya kegiatan Donor darah yang sudah nenjadi agenda rutin di Kapanewon Seyegan.