Bertempat di Gedung Pertemuan Kalurahan Margodadi, Selasa, 22 Februari 2022, BPKal Margodadi menggelar Musyawarah Kalurahan ( Muskal) untuk penyusunan RPJMKal tahun 2022-2027. Muskal kali ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PMK, Kapanewon Seyegan, Lurah beserta pamong, UPT terkait, pendamping Desa, Lembaga Desa, dan tokoh masyarakat.

Jalmo Susilo Diprojo, Lurah Margodadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muskal yang digelar pada siang itu menampilkan Rencana prioritas program kegiatan yang dijaring dari kegiatan musdus (Musyawarah padusunan). Untuk itu menjadi perhatian kepada dukuh dukuh yang hadir untuk mencermati kegiatan yang masuk prioritas, volume dan lokasinya.
Jalmo juga mengingatkan bahwa dalam menampilkan prioritas kegiatan tersebut belum mencantumkan alokasi pendanaannya, tapi paling tidak sudah membuat ” rumah” nya dulu yang bisa memfasilitasi kegiatan yang diusulkan.

Ageng Wijaya, SH, Kawat Praja Kapanewon Seyegan yang mewakili Panewu, mengapresiasi BPKal Margodadi yang lebih awal melaksanakan Muskal dibandingkan 2 kalurahan lain yang akan melaksanakan kegiatan serupa. Ageng juga menyampaikan bahwa RPJMKal merupakan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan 6 tahun mendatang, sehingga merupakan kegiatan yang krusial dalam menentukan prioritas kegiatan. Sedikit banyak Ageng juga menyinggung tentang kegiatan vaksinasi yang berlangsung di wilayah Seyegan, yang sampai dengan saat ini angka kasusnya semakin meningkat.

Kepala Bidang Administrasi, Keuangan dan aset Kalurahan Dinas PMK Kabupaten Sleman, Christianto Purnama, yang hadir mewakili Kepala Dinas PMK, menyampaikan bahwa RPJMKal yang disusun adalah kewajiban dari Lurah terpilih yang disusun pada 100 hari pertama menjabat sebagai Lurah. Program kegiatan prioritas tersebut haruslah menyelaraskan dengan visi misi dari Bupati Sleman.
Menyinggung masalah pendanaan, Christianto menyampaikan dengan menurunnya alokasi Dana Desa di setiap kalurahan, maka diharapkan Kalurahan dapat mengakses sumber dana lain diluar dana desa, seperti BKK Propinsi maupun kabupaten juga dari Pokir dewan. Harapannya sumber dana tersebut dapat memenuhi kebutuhan untuk penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan mengingat bahwa RPJMKal ini dibuat bersama sama dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Sebagai acara inti adalah pemaparan Rencana Prioritas Program Kegiatan yang nantinya akan dituangkan dalam RPJMKal tahun 2022 – 2027. Prioritas kegiatan yang dipaparkan oleh Ketua BPKal merupakan hasil penjaringan aspirasi mayarakat.
Ketua BPKal Margodadi, Rusmarinto, M.Kes memaparkan Rencana prioritas program kegiatan dari masing masing padukuhan. Sebagaimana waktu dilakukan pelaksanaan musduk, kegiatan yang diusulkan hendaknya dengan pendekatan kebutuhan. Artinya musduk yang dilakukan menjaring permasalahan yang ada di wilayah masing masing yang kemudian diusulkan dalam bentuk kegiatan sebagai solusi permasalahan yang dihadapi.

Ada 5 bidang yang dipaparkan oleh Rusmarinto yaitu bidang pemerintahan, bidang pembangunan, bidang pembinaan, bidang pemberdayaan dan bidang penanggulangan bencana.
Selain mengkonfirmasi usulan kegiatan, padukuhan juga bisa untuk mengkoreksi opsi teknis, volume dan lokasi kegiatan. Harapannya setelah musrenbangkal nanti tidak ada revisi lagi terhadap usulan prioritas kegiatan.
Muskal yang dimulai pukul 13.00 wib tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara Muskal oleh Lurah, Ketua BPKal dan perwakilan peserta.