Bertempat di Aula Lantai II Kapanewon Seyegan, Senin (23/10)Tim Gisa (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk) Kabupaten Sleman tahun 2023 mengadakan evaluasi di lapangan setelah sebelumnya melakukan penilaian Adminduk secara portofolio dari Kapanewon Seyegan.
Tin Gisa dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil dan dikuti tim penilai dari Dinas PMK, Bagian Organisasi dan Dukcapil sendiri.
Sebagai pengantar, tim penilai disuguhkan tayangan video selayang pandang Adminduk Kapanewon Seyegan yang berisi serba serbi fasilitas dan pelayanan adminduk yang selama ini dilaksanakan di Kapanewon Seyegan.
Yang menjadi daya tarik tim Gisa adalah, kegiatan inovasi adminduk yang telah dilaksanakan di Seyegan yaitu Berkat Tian, Kado Manten dan Ketel Baru.
Berkat Tian adalah pemberian KK dan KTP Elektronik bersamaan dengan Akta Kematian. Kado Manten adalah pemberian KK dan KTP Elektronik setelah melaksanakan ijab qobul dan Ketel Baru yaitu pelayanan KK dan KTP Elektronik bagi aparatur Kalurahan yang sudah purna dan baru.
Ditayangkan juga fasilitas pendukung adminduk dari mulai ruang informasi, loket I, loket II, pojok baca, tempat bermain anak,ruang laktasi, ramah disabilitas dan jemput bola IKD (Identitas Kependudukan Digital).
Samino, S.IP, M.Ec. Dev, Panewu Seyegan dalam pengantarnya menyampaikan bahwa penilaian lapangan ini merupakan tindak lanjut dari penilaian dokumen portofolio beberapa waktu lalu. Samino juga mengatakan bahwa pelayanan administrasi telah mengacu pada standar pelayanan bagi anak anak, lansia dan disabilitas. Adapun inovasi yang telah dilakukan juga masih sederhana.
Harapan Samino, temuan di lapangan nanti bisa dijadikan bahan perbaikan dengan menyadari bahwa pelayanan administrasi tersebut bertumpu kepada Sumber Daya Manusianya.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman, Drs. Susmiyarta, MM, menyampaikan apresiasinya kepada Kapanewon Seyegan yang meningkat pelayanan administrasinya. Artinya sudah sesuai dengan standart pelayanan. Demikian juga dengan kegiatan inovasinya. Hal tersebut merupakan salah datu dari indikator penilaian, begitu penjelasannya.
Susmiyarta juga menyampaikan bahwa penganggaran di tingkat Kapanewon dan Kalurahan dalam rangka memperluas cakupan, publikasi ke masyarakat sehingga mempercepat pelayanan juga termasuk indikator penilaian.
Dibagian akhir, Susmiyarta menekankan bahwa dengan adanya evaluasi Gisa ini tidak hanya menilai administrasi pelayanannya tapi juga menjadi proses belajar untuk perbaikan dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Tim Gisa akhirnya menyebar ke beberapa tempat pelayanan administrasi yang ada di Kapanewon Seyegan untuk melihat dan bertanya kepada petugas pelayanan administrasi. Dan sebagai sample Kalurahan yang akan dievaluasi administrasinya ditunjuk Kalurahan Margokaton.