Bertempat dirumah Dukuh Jamblangan Kalurahan Margomulyo Seyegan, Kelompok 25 Mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Sosialisasi Program Kerja pada hari Jum’at (21/7).
Dihadapan tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Pengurus Karang Taruna dan Kader Kesehatan padukuhan Jamblangan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari UMY, Yuni Astuti memberikan gambaran tentang Program Kerja dari Mahasiswa/i UMY yang secara resmi akan melaksanakan kegiatan KKN nya dari tanggal 27 Juli – 25 Agustus 2023 mendatang.
Diawal sambutannya, Yuni menyampaikan rasa terima kasihnya sudah bisa diterima di Padukuhan Jamblangan, sekaligus memperkenalkan diri selaku DPL dan juga memperkenalkan 8 mahasiswa/i KKN yang terdiri dari beberapa program pendidikan.
Mengusung tema kesehatan dikarenakan 6 dari 8 mahasiswa/i KKN dari kelompok 25 ini berasal dari prodi Kesehatan yaitu 2 dari prodi Kedokteran Umum, 3 dari prodi Kedokteran Gigi dan 1 dari prodi Keperawatan.
Selebihnya Yuni menyampaikan ada 2 Program Kerja yang direncanakan yaitu program pola asuh keluarga dan Edukasi Komunitas tentang masalah kesehatan. Yuni juga menambahkan bahwa selama KKN dilaksanakan, mahasiswa/i juga akan melibatkan diri dalam kegiatan masyarakat setempat yang selama ini secara rutin dilaksanakan maupun yang bersifat insidental.
Lebih jauh, Yuni juga menjelaskan tentang program asuhan keluarga yang merupakan pengelolaan kasus sekaligus pendampingan kepada 4 keluarga yang dilaksanakan selama 3 minggu. Adapun 4 keluarga yang dilakukan pendampingan bisa dari keluarga dengan kasus PTM (Penyakit Tidak Menular), keluarga dengan penyakit menular, keluarga dengan gizi buruk, keluarga dengan ibu pasca melahirkan atau kasus kesehatan yang ada di wilayah setempat.
Pasa kesempatan itu pula, Yuni minta kepada tokoh masyarakat yang hadir untuk memberi informasi tetang keluarga yang sesuai dengan kriteria program asuh keluarga.
Mengenai edukasi komunitas, mahasiswa/i KKN juga akan mendata kelompok masyarakat yang sudah berkegiatan selama ini seperti Posyandu, Posbindu/Poslansia, KWT, Bank Sampah, TPA, UMKM dan Karang Taruna.
Surtiningsih, Dukuh Jamblangan juga memberi informasi berkenaan jumlah balita, jadwal posyandu/posbindu, jumlah balita stunting, ODGJ, pelaku usaha, dan kepemilikan jamban. Surtinigsih juga menjelaskan tentang penyuluhan kesehatan yang pernah dilaksanakan di Jamblangan baik yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN terdahulu maupun oleh lembaga kesehatan yang lain. Harapannya dengan adanya KKN dari UMY dengan tema Kesehatan ini sedikit banyak dapat menyelesaikan kasus di padukuhan dengan program pendampingan, intervensi dan screening.
Pada kesempatan itu, mahasiswa KKN banyak menggali informasi sebagai data awal dan tokoh masyarakat yang hadir banyak memberikan informasi tentang kegiatan masyarakat yang selama ini berjalan.