Mewakili Kapanewon Seyegan, Margomulyo mengikuti Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan (EPDESKEL) tahun 2023 yang berlangsung pada hari Selasa (11/7) di Gedung Serbaguna Kalurahan Margomulyo.
Dibuka dengan tarian Sesonderan dari sanggar Tari Mriyan X, tidak kurang 30 dewan juri dari OPD Kabupaten Sleman hadir dalam evaluasi yang secara kebetulan Margomulyo menjadi Kalurahan pertama yang dikunjungi untuk evaluasi.
Hadir dalam evaluasi tersebut, Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman, Panewu Seyegan dan jajarannya, Muspika Seyegan, Ketua BPKal dan anggotanya, Lurah dan pamong Kalurahan serta lembaga Kalurahan Margomulyo.
Eko Puji Mulyanto, Lurah Margomulyo selain mengucapkan selamat datang kepada dewan juri dan tamu undangan juga memohon dalam pelaksanaan epdeskel ini mendapat pengarahan untuk perbaikan berkaitan dengan administrasi Kalurahan.
Syamsul Bakri, S.IP, M.Si, Kepada Dinas PMK Kabupaten Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa Epdeskel ini tidak hanya lomba, namun juga untuk mengetahui tahapan perkembangan di Kalurahan dalam semua aspek baik administrasi dan kelembagaan secara menyeluruh dan berjenjang.
Secara administrasi sudah dilakukan karena beberapa waktu lalu Kalurahan Margomulyo sudah mengirim soft file profil Kalurahan ke PMK. Sehingga pada kesempatan jali ini tahapan yang akan dievaluasi adalah tahapan paparan dari Lurah dan klarifikasi lapangan.
Syamsul juga menceritakan bahwa Kabupaten Sleman belum pernah menjadi yang terbaik lomba Epdeskel di tingkat Propinsi yang sudah diadakan sejak tahun 2017. Sehingga lomba kali ini digunakan untuk memilih yang terbaik untuk mewakili Sleman pada tahun 2024 artinya masih ada waktu yang cukup untuk berbenah dalam rangka perbaikan.
Syamsul juga berpesan bahwa Epdesjel ini dalam rangka pembinaan dan mengevaluasi kegiatan administrasi di Kalurahan Margomulyo. Dan yang lebih penting lagi adalah apa yang akan dilakukan setelah dilakukan lomba tersebut dalam rangka perbaikan administrasi dan kelembagaan.
Diakhir sambutannya, Syamsul memperkenalkan dewan juri yang akan mengevaluasi sesuai indikator masing masing OPD.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Lurah Margomulyo yang menggambarkan semua kegiatan baik administrasi maupun capaian kegiatan fisik dan non fisik yang sudah dilakukan selama ini.
Ada 2 kegiatan administrasi inovatif yang menjadi andalan yaitu “MAS DARMIN” yaitu Margomulyo Sadar Administrasi dan “TAPE KETAN yaitu Tempat Pelayanan Kelahiran dan Kematian pakai watshap.
Ada 4 kesadaran yang dibangun dalam MAS DARMIN yaitu sadar kepemilikan dokumen administrasi kependudukan, sadar pemutakhiran data penduduk, sadar pemanfaatan data kependudukan dan sadar meningkatkan pelayanan adminduk bagi masyarakat.
Menginjak acara inti yaitu evaluasi administrasi dan kelembagaan dimana Dewan Juri menyebar ke meja meja yang sudah disiapkan untuk dievaluasi berdasarkan indikator penilaian dengan melihat secara langsung dokumen pendukung, juga dilakukan tanya jawab dengan penanggung jawab kegiatan baik dari unsur pamong maupun lembaga.
Evaluasi berjalan dengan lancar, kemudian perwakilan dewan juri, Al Adib Burochmad, AP, Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Kalurahan Dinas PMK Kabupaten Sleman menyampaikan kesan dan pesan terhadap pelaksanaan Epdeskel. Beberapa hal yang perlu digarisbawahi adalah Margomulyo termasuk Kalurahan yang semangat dalam melestarikan adat budaya. Perlu penggalian lagi seni-budaya untuk revitalisasi, artinya masih perlu inovasi seni budaya.
Pesan berikutnya adalan perlu ditingkatkan kegiatan inovasi, kelembagaan dan pemberdayaan. Juga foto foto kegiatan sebagai dokumen pendukung masih kurang.
Adib juga menambahkan, perlu pendampingan terhadap organisasi profesi untuk pembukuan dan administrasi serta data dukung. Dan di bagian akhir Adib menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sudah aktif dan untuk Kalurahan segera ditingkatkan siklus tahunannya. Dan sekali lagi Adib menekankan bahwa Epdeskel ini adalah pembinaan pemerintahan Kalurahan